Hadapi TKA Tanpa Panik, Dosen Tadris Matematika UIN Jurai Siwo Lampung Bagikan Strategi Belajar Efektif Dalam Webinar Nasional

Metro, 16 Oktober 2026 — Dosen Program Studi Tadris Matematika UIN Jurai Siwo Lampung, Nur Indah Rahmawati, M.Pd., hadir sebagai narasumber dalam Webinar Nasional Pendidikan Matematika 2026 Series 1. Melalui materi bertajuk “TKA Anti-Panik: Strategi Belajar, Kesiapan Teknis, dan Cara Tetap Tenang Saat Ujian”, ia membagikan langkah praktis untuk membantu peserta menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan lebih siap dan percaya diri.

Webinar tersebut diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting oleh Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Matematika FITK UIN Raden Fatah Palembang dan Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Jurai Siwo Lampung. Kolaborasi antarlembaga ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai persiapan asesmen dan pembelajaran matematika.

Nur Indah rahmawati, M. Pd., menjelaskan bahwa TKA dapat menimbulkan kekhawatiran bagi siswa, guru, maupun orang tua apabila persiapannya belum terarah. Pemahaman terhadap tujuan asesmen, karakteristik soal, dan informasi resmi mengenai pelaksanaan TKA menjadi dasar penting sebelum menyusun strategi belajar. Kesiapan akademik juga perlu didukung kemampuan menjaga fokus dan ketenangan selama ujian.

Strategi belajar yang disarankan berangkat dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Siswa dapat menyediakan waktu sekitar 20–30 menit setiap hari untuk memahami konsep, mengidentifikasi materi yang belum dikuasai, serta mendiskusikan kesulitan dengan guru atau teman belajar. Latihan soal menggunakan pengatur waktu dan simulasi berbasis digital dapat membantu siswa beradaptasi dengan batas waktu, bentuk soal, serta sistem ujian berbasis komputer. Hasil latihan perlu dievaluasi agar kesalahan yang sama tidak terus berulang.

Kesiapan mental menjadi perhatian lain dalam pemaparan tersebut. Nur Indah rahmawati, M. Pd., memperkenalkan strategi skip and return, yakni mendahulukan soal yang lebih mudah dan kembali mengerjakan soal yang sulit ketika waktu memungkinkan. Teknik pernapasan 4–4–4, yaitu menarik napas selama empat detik, menahan napas selama empat detik, dan mengembuskannya selama empat detik, turut disarankan untuk membantu mengelola ketegangan saat ujian.

Sesi diskusi berlangsung interaktif ketika Abdul Rohman, mahasiswa semester I UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, menanyakan cara mempertahankan kebiasaan berlatih soal. Ia mengungkapkan bahwa semangat belajar sering kali tinggi pada awal kegiatan, tetapi menurun setelah beberapa hari karena rasa bosan. Pertanyaan tersebut membuka pembahasan mengenai pentingnya membangun disiplin belajar yang realistis.

Menanggapi pertanyaan itu, Bu Indah menyampaikan bahwa motivasi dapat berubah seiring waktu, sedangkan kebiasaan yang terstruktur membantu menjaga keberlanjutan belajar. Strategi dua menit dapat digunakan untuk memulai kegiatan ketika semangat menurun, misalnya dengan membaca materi singkat atau mengerjakan satu soal terlebih dahulu. Aktivitas kecil yang dilakukan secara rutin dapat berkembang menjadi sesi belajar yang lebih panjang tanpa terasa membebani.

Menurutnya, belajar selama 15 menit dengan fokus dan konsisten dapat lebih bermanfaat daripada belajar berjam-jam tanpa arah hingga menimbulkan kejenuhan. Siswa juga perlu memprioritaskan konsep yang belum dipahami, bukan sekadar mengejar jumlah soal yang selesai dikerjakan. Peran guru dan orang tua tetap dibutuhkan untuk menciptakan suasana belajar yang mendukung dan membantu siswa mempertahankan rasa percaya diri.

Webinar ini menegaskan bahwa keberhasilan menghadapi TKA tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi, tetapi juga dengan pengelolaan waktu, ketepatan strategi, dan ketenangan diri. Pesan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta dalam menyusun pola persiapan ujian yang terukur, konsisten, dan sesuai dengan kebutuhan belajar masing-masing.

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya, panitia menyerahkan sertifikat kepada Nur Indah Rahmawati, M.Pd., selaku narasumber Webinar Nasional Pendidikan Matematika 2026 Series 1. Apresiasi tersebut sekaligus menandai partisipasi UIN Jurai Siwo Lampung dalam kegiatan kolaboratif penguatan pendidikan matematika.