KUNJUNGAN MAHASISWA PAI DI KERAJINAN TANGAN DOWA

Rabu, 24 Januari 2018. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Islam Metro Mengadakan kunjungan ke kerajinan Tas Rajut Dowa.
Kunjungan kali ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Samidi selaku Kepala Perusahan kerajinan menuturkan bahwa Dowa mulai berdiri pada tahun 2008, Pada Awalnya hanya usaha Ekspor barang, kemudian dengan adanya persaingan di pasaran maka Samidi menciptakan brand sendiri. Dowa sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang memiliki arti do’a.

Bahan dasar yang di gunakan untuk membuat kerajinan adalah nilon kualitas terbaik. Dan bahan tambahan berdasar kulit sapi asli.
Untuk mengelola samidi membagi dalam beberapa bagian.
Pada area assembling para pekerja melakukan perakitan. Alat yang di gunakan berupa lem. Dan juga membatu penjahitan pada bagian suporting jahit.
Pada area suporting jahit, pekerja memiliki tugas utama menjahit bahan satu dengan bahan yang lainnya. Namun karena kurangnya Sumber daya manusia maka bagian assembling ikut membantu penjahitan.
Pada area Cat, karyawan mengecat bahan tambahan berupa kulit sapi. Pengecatan yang dilakukan adalah bagian samping atau bekas potongan. Pada area cat ada beberapa proses, pertama dilakukan pengecatan kasar, kemudian setelah kering di amplas dan kemudian di cat penghapusan. Pengeringan menggunakan oven selama 100 menit.
Pada area Quality Control karyawan bertugas mengecek bahan yang telah di rakit sesuai bentuknya.
Setelah produk di rakit dan di cek kualitasnya kemudian dilakukan pembungkusan untuk di sebar berbagai tempat dan di eksport.
Karyawan memulai kerja dari jam 8 pagi hingga 5 sore. Dan libur pada hari sabtu dan minggu.
Dowa juga mengikat warga sekitar untuk membuat kelompok dan kemudian juga membuat kerajinan setelah melalui proses pelatihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Enable Google Transliteration.(To type in English, press Ctrl+g)