Prodi Tadris Biologi UIN Jurai Siwo Lampung Gelar Workshop Penulisan Buku Ber-ISBN sebagai upaya optimalisasi Pelatihan, Pendampingan, dan Publikasi Buku Ber-ISBN

UIN Jurai Siwo Lampung โ€” Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Jurai Siwo Lampung menyelenggarakan kegiatan Workshop Penulisan Buku: Optimalisasi Pelatihan, Pendampingan, dan Publikasi Buku Ber-ISBN selama dua hari, pada 18โ€“19 Agustus 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa/i Tadris Biologi ini secara resmi dibuka oleh Dekan FTIK UIN Jurai Siwo Lampung, Dr. Siti Annisah, M.Pd.

Gambar 1. Kegiatan Workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Ibu Dr. Siti Annisah, M.Pd.

Workshop ini menghadirkan Ibu Riska Septia Wahyuningtiyas, M.Pd. sebagai narasumber. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Program Studi Tadris Biologi dalam meningkatkan kemampuan dan minat mahasiswa untuk menghasilkan karya tulis berupa buku yang berkualitas serta memahami proses penerbitannya.

Gambar 2. Narasumber Workshop Penulisan Buku: Optimalisasi Pelatihan, Pendampingan, dan Publikasi Buku Ber-ISBN, Ibu Riska Septia Wahyuningtiyas, M.Pd.

 

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai urgensi dan optimalisasi menulis buku bagi pengembangan pendidikan maupun karier. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan bahwa buku yang baik bukan hanya selesai ditulis, tetapi juga dapat dibaca, dipahami, dimanfaatkan, dan dikembangkan oleh pembaca. Peserta juga diberikan motivasi untuk tidak menunggu menjadi ahli dalam memulai menulis, melainkan menjadikan kegiatan menulis sebagai sarana untuk mendokumentasikan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki.

Gambar 3. Peserta Workshop Hari PePenulisan Buku: Optimalisasi Pelatihan, Pendampingan, dan Publikasi Buku Ber-ISBN.

Materi selanjutnya membahas alasan pentingnya menulis buku, seperti mendokumentasikan pengetahuan, menyebarluaskan pemikiran, mengembangkan bahan pembelajaran, meningkatkan budaya akademik dan literasi, serta mendukung pengembangan karier. Narasumber juga menjelaskan berbagai hambatan yang sering dihadapi dalam menulis, baik dari faktor internal maupun eksternal, seperti kesulitan memulai, takut tulisan tidak bagus, kurang konsisten, keterbatasan waktu, hingga belum memahami proses penerbitan.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai cara menentukan dan mengembangkan ide, menguji kelayakan ide, serta menyusun kerangka buku. Ide penulisan dapat berasal dari pengalaman, permasalahan, pengetahuan, maupun solusi terhadap suatu persoalan. Peserta juga diarahkan untuk menentukan target pembaca secara spesifik agar isi buku dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembaca.

Sebagai penutup materi hari pertama, narasumber memberikan beberapa tips dalam menjaga konsistensi menulis, di antaranya memisahkan waktu menulis dan mengedit, membuat jadwal khusus untuk menulis, serta menetapkan target kecil yang realistis agar proses penulisan dapat dilakukan secara bertahap dan konsisten.

Pada hari kedua, Rabu, 19 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan mengenai regulasi ISBN dan prosedur publikasi buku. Narasumber menjelaskan bahwa ISBN (International Standard Book Number) merupakan nomor identifikasi standar internasional yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu buku atau publikasi secara unik. ISBN memiliki peran penting dalam mempermudah identifikasi, pendataan, pengelolaan, distribusi, dan pencarian suatu buku.

Gambar 4. pembahasan mengenai regulasi ISBN dan prosedur publikasi buku.

 

Dalam sesi ini juga dijelaskan mengenai dua jalur penerbitan buku, yaitu melalui penerbit umum atau komersial dan melalui lembaga atau institusi yang memiliki unit penerbitan sendiri. Peserta diberikan pemahaman mengenai perbedaan tugas antara penulis dan penerbit. Penulis bertanggung jawab terhadap substansi dan isi naskah, sedangkan penerbit mengelola proses penerbitan, penyuntingan, administrasi, hingga pengajuan ISBN.

Narasumber juga memaparkan persiapan yang perlu dilakukan oleh seorang penulis sebelum menerbitkan buku atau Starter Pack Penulis. Persiapan tersebut meliputi naskah utuh, identitas penulis, surat pernyataan keaslian naskah, serta aset visual seperti gambar dan tabel dengan sumber yang jelas. Peserta juga diperkenalkan dengan struktur naskah yang siap diterbitkan serta tahapan kerja penerbit, mulai dari kurasi dan penyuntingan, desain dan penyusunan metadata, hingga proses validasi dan penerbitan.

Secara umum, proses publikasi buku dijelaskan melalui lima langkah utama, yaitu penciptaan karya, penyerahan naskah kepada penerbit, penyusunan dan pendataan, validasi, hingga publikasi. Adapun karya yang dapat diterbitkan dengan ISBN di antaranya buku ajar, buku referensi, monograf, buku panduan, buku pengayaan, dan modul.

Kegiatan Workshop Penulisan Buku: Optimalisasi Pelatihan, Pendampingan, dan Publikasi Buku Ber-ISBN memberikan dampak positif bagi mahasiswa/i Tadris Biologi, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menulis serta menerbitkan buku. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengetahuan mengenai cara menemukan dan mengembangkan ide, menentukan target pembaca, menyusun kerangka buku, serta memahami tahapan penerbitan hingga proses memperoleh ISBN.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat, motivasi, dan budaya literasi di kalangan mahasiswa untuk mulai menghasilkan karya tulis. Output dari workshop ini adalah adanya rancangan atau draft naskah buku yang dapat dikembangkan oleh peserta melalui proses pendampingan lebih lanjut hingga siap untuk diterbitkan sebagai buku ber-ISBN.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Tadris Biologi FTIK UIN Jurai Siwo Lampung diharapkan dapat terus mendorong produktivitas akademik mahasiswa serta melahirkan karya-karya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat.