Enam Dosen PIAUD IAIN Metro Raih Pembiayaan Penelitian Litapdimas IAIN Metro 2025

Metro, 21 Mei 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh para dosen Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah IAIN Metro. Sebanyak enam dosen berhasil lolos dan mendapatkan pembiayaan penelitian dari Kementerian Agama Republik Indonesia melalui skema Klaster Penelitian tahun 2025.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen PIAUD IAIN Metro dalam memperkuat budaya riset, serta menunjukkan kualitas akademik dan inovasi para dosennya dalam menjawab tantangan dan kebutuhan dunia pendidikan Islam anak usia dini di era modern.

Rincian Penerima Pembiayaan Penelitian Berdasarkan Klaster:

  1. Klaster Penelitian Pengembangan Pendidikan Tinggi
    • Dr. Zusy Aryanti, M.A. berhasil memperoleh pembiayaan melalui klaster ini  dengan Judul : Eksplorasi Faktor-faktor Kunci yang MempengaruhiPilihan Perguruan Tinggi Siswa Sekolah Menengah Atas di Provinsi Lampung
  2. Klaster Penelitian Dasar Pengembangan Program Studi
    • Dr. Kisno, M.Pd. (ketua) dan Dr. Suryadi, M.Pd. (anggota) mendapatkan pembiayaan untuk riset yang bertujuan memperkuat dasar keilmuan dan pengembangan kurikulum pada tingkat program studi dengan judul Penelitian  : Desain Model Mata Kuliah Artificial Intelligence (AI) dalam Pengembangan Kurikulum Program Studi Berbasis Outcome-based Education (OBE)
    • Tim kedua yang juga menerima pendanaan dalam klaster ini adalah Siti Kurniasih, M.Pd. (ketua) dengan Lia Ricka Pratama, M.Pd. (anggota). Dengan judul Penelitian : Pengembangan Media Busy Page untuk Mengenalkan Makanan Sehat Bergizi Seimbang pada Anak Usia Dini
  3. Klaster Penelitian Dasar Pembinaan/Kapasitas
    • Alimudin, M.Pd. lolos dalam klaster ini dengan fokus penelitian yang mendukung peningkatan kapasitas akademik. Dengan judul Penelitian : Pengembangan Panduan Kurikulum Satuan Pendidikan(KSP) Berbasis Moderasi Beragama pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Lampung.

Keberhasilan ini mendapatkan apresiasi langsung dari Ketua Prodi PIAUD, yang menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan wujud nyata dari kerja keras, kolaborasi, dan semangat penelitian yang terus ditanamkan di lingkungan PIAUD.

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Prodi PIAUD, tapi juga menjadi inspirasi bagi dosen-dosen lainnya untuk terus aktif dalam kegiatan penelitian yang relevan dan berdampak luas,” ujar [Nama Ketua Prodi].

Dengan adanya pembiayaan ini, diharapkan hasil penelitian para dosen dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan keilmuan, kurikulum, serta praktik pendidikan anak usia dini di Indonesia.