Dekan FTIK Wakili Indonesia pada Pertemuan Ilmiah di Arab Saudi

Riyadh, ftik.metrouniv.ac.id – Dekan FTIK IAIN Metro Dr. Akla, M.Pd menjadi salah satu delegasi Arabiyah Indonesia di Riyadh. Beliau termasuk salah satu dari lima belas Delegasi Arabiyah dari Indonesia. Para delegasi tersebut dipilih langsung melalui undangan oleh Kajian Lembaga Pusat Bahasa Arab Malik Abdallah bin Abdul Aziz Riyadh (Markaz Malik Abdalah Ibn Abdul Aziz Al Dauly Li Hidmatil Lugha Al Arabiyah).

Dalam undangan tersebut dijelaskan bahwa akan diadakan serangkaian acara kegiatan Pertemuan Ilmiah para Dekan, Ketua Jurusan, dan para aktivis Bahasa Arab di Indonesia dan Saudi Arabiyah mulai dari Tanggal 26 Juli sampai dengan 4 Agustus 2018. Selain itu, tujuan kegiatan tersebut adalah “Menjaga Keberlangsungan Bahasa Arab Sebagai Bahasa Agama Dan Merumuskan Pengembangan Lingkungan Bahasa Bagi Pelajar Non Native Speaker Serta Pengembangan Bahasa Arab.”

Pada sabtu, 28 Juli diadakan Multaqa sesi 1. Sesi tersebut dimulai pukul 09.00 Waktu Saudi Arabiyah diawali dengan perkenalan diri dan lembaga masing-masing dari para delegasi. Dr. Akla, M.Pd memperkenalkan IAIN Metro dan berbagai upaya lembaga dalam pengembangan bahasa Arab dan Islam. Supporting lembaga terhadap bahasa Arab dan Islam dilakukan diantaranya dalam bentuk pemberian dana penelitian kepada para dosen, memberi kesempatan kepada dosen untuk meningkatkan kompetensi diri melalui seminar, konferensi dan pelatihan.

Dr. Akla, M.Pd juga menyampaikan, bahwa IAIN Metro juga sudah terjalin kerjasama dengan Ittihad mudarrsy al lugha al arabiyah yang kemudian, ditindaklanjuti dengan menghadirkan mudarrib dari Markaz Malik Abdallah dan Univ. Malik Ibn Saud di Riyadh pada kegiatan Daurah al lughah al arabiyah tahun 2017/2018.

Selanjutnya, Ahad (29/7) merupakan Multaqa terakhir setelah dibuka pada satu hari sebelumnya. Multaqa tersebut rampung pada pukul 17.00 WSA. Rangkaian acara setelah itu adalah melakukan kunjungan akademik ke King Saud University di Riyadh didampingi langsung oleh Doktor Ali Mayouf salah satu pengurus IMLA KSA. (Tim metrouniv)