
Metro, 04 Mei 2026 — Pimpinan bersama Unit Penjaminan Mutu Akademik (UPMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Jurai Siwo Lampung melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan asistensi mengajar atau magang kependidikan tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan mutu pelaksanaan program praktik lapangan mahasiswa berjalan optimal dan sesuai standar akademik.
Monitoring dilakukan pada 64 sekolah dan madrasah yang mencakup jenjang TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Lokasi kegiatan asistensi mengajar tersebar di tiga kabupaten/kota, yaitu Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, dan Kabupaten Lampung Tengah yang menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan program asistensi mengajar.

Program asistensi mengajar atau magang kependidikan tahun 2026 ini diikuti oleh 477 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) yang berasal dari delapan program studi jenjang sarjana, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Tadris Bahasa Inggris (TBI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Tadris IPS, Tadris Matematika, dan Tadris Biologi. Para mahasiswa tersebut ditempatkan di berbagai satuan pendidikan untuk mengasah kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, dan profesional sebagai calon pendidik secara langsung di lingkungan sekolah/madrasah.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keberhasilan pelaksanaan asistensi mengajar atau magang kependidikan sekaligus menemukan berbagai kendala yang dihadapi mahasiswa selama menjalankan tugas di sekolah dan madrasah mitra. Tim monitoring melakukan observasi, wawancara, serta pengumpulan data dari pihak sekolah dan mahasiswa. Pengumpulan data tersebut dilakukan secara komprehensif dari berbagai aspek yang mencerminkan kompetensi mahasiswa di lapangan.

Adapun aspek yang menjadi fokus monitoring dan evaluasi meliputi kemampuan mahasiswa dalam menyusun perencanaan kegiatan asistensi mengajar, keterlibatan dalam kegiatan akademik dan non-akademik, serta keterampilan dalam mengadaptasi teknologi dalam pembelajaran. Selain itu, evaluasi juga mencakup partisipasi mahasiswa dalam administrasi sekolah, kesantunan komunikasi dengan warga sekolah, kepatuhan terhadap budaya sekolah, serta kedisiplinan dan kehadiran selama kegiatan berlangsung.

Lebih lanjut, aspek lain yang turut dinilai adalah keterbukaan mahasiswa terhadap masukan dan kemampuan dalam merancang serta melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat. Penilaian menyeluruh ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai kualitas pelaksanaan program asistensi mengajar.

Hasil dari monitoring tersebut selanjutnya akan dibahas dalam rapat evaluasi pimpinan dan Unit Penjaminan Mutu Akademik (UPMA) FTIK untuk dianalisis secara mendalam. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat efektivitas program serta merumuskan langkah perbaikan ke depan, sehingga program asistensi mengajar atau magang kependidikan dapat terus ditingkatkan kualitasnya dan menghasilkan calon pendidik yang profesional serta berdaya saing tinggi.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Jurai Siwo Lampung menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas program praktik kependidikan. Evaluasi berkelanjutan diharapkan mampu menghasilkan perbaikan program yang lebih adaptif, sehingga mahasiswa semakin siap menjadi pendidik profesional yang kompeten di masa depan.
