HMPS Tadris Bahasa Inggris UIN Jurai Siwo Lampung Gelar Visiting International Practitioner Bersama Jemaat Protestan PERKI Belanda

 

Metro, 27 Juli 2026 – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Jurai Siwo Lampung menyelenggarakan kegiatan Visiting International Practitioner bertajuk “Religious Moderation in Action: Promoting Peace and Cultural Cohesion” pada Senin (27/7/2026) di Aula Lantai 1 Perpustakaan UIN Jurai Siwo Lampung. Kegiatan ini menghadirkan delegasi dari Jemaat Protestan PERKI Belanda sebagai praktisi internasional yang berbagi pengalaman mengenai moderasi beragama, keberagaman budaya, dan kehidupan masyarakat multikultural di Belanda.

Delegasi Jemaat Protestan PERKI Belanda yang hadir terdiri atas Dominique Kasandra Langen Asmoro, Johanna Delfi van Elk, Isadora Naomi Inangda Kerbusch, Sefanius Sutarno, dan Lucca Huberto Martua Kerbusch Silaban, yang didampingi oleh Swasti Indhirajanti-Tomasoa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), para Wakil Dekan FTIK, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Sekretaris Program Studi Tadris Bahasa Inggris, dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris, serta mahasiswa TBI UIN Jurai Siwo Lampung.

 

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua HMPS Tadris Bahasa Inggris yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi dari Belanda dan seluruh tamu undangan. Dalam sambutannya, Ketua HMPS berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar bersama yang memperkuat wawasan internasional mahasiswa sekaligus menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dan toleransi.

Kegiatan kemudian dimeriahkan dengan berbagai penampilan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris sebagai bentuk pengenalan budaya Indonesia kepada para tamu internasional. Penampilan tersebut meliputi Tari Lampung, lagu daerah Lampung, storytelling dalam bahasa Inggris, serta pidato berbahasa Inggris. Penampilan mahasiswa mendapatkan apresiasi dari delegasi Belanda karena mampu menampilkan kekayaan budaya lokal yang dipadukan dengan kemampuan berbahasa Inggris.

Pada sesi sharing session, para delegasi berbagi berbagai fun facts mengenai Belanda, mulai dari budaya bersepeda, sistem pendidikan, kehidupan masyarakat yang multikultural, pengelolaan air, hingga kebiasaan dan nilai-nilai sosial yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sesi diskusi berlangsung hangat dan interaktif dengan antusiasme mahasiswa yang mengajukan berbagai pertanyaan mengenai budaya, pendidikan, serta kehidupan sosial di Belanda.

 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar langsung bersama praktisi internasional sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya dalam bahasa Inggris. Kegiatan ini juga menjadi media untuk memperkenalkan budaya Lampung kepada tamu mancanegara serta memperkuat semangat toleransi, perdamaian, dan persaudaraan di tengah keberagaman.

Kegiatan Visiting International Practitioner ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi internasional yang berkelanjutan antara Program Studi Tadris Bahasa Inggris UIN Jurai Siwo Lampung dengan berbagai mitra luar negeri, sekaligus mendukung visi program studi dalam mencetak lulusan yang unggul, berwawasan global, dan mampu menjadi agen perdamaian melalui pendidikan bahasa Inggris.