Kenalkan Layanan dan Fasilitas FTIK, WD II Bekali Mahasiswa Baru dengan Budaya Tanggung Jawab

Metro, 2 September 2026 — Memasuki dunia perguruan tinggi tidak hanya membutuhkan kesiapan akademik, tetapi juga pemahaman terhadap berbagai layanan, fasilitas, serta sarana dan prasarana yang tersedia di lingkungan kampus. Hal tersebut menjadi salah satu materi penting dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Jurai Siwo Lampung Tahun 2026.

Pada kegiatan yang berlangsung di Gedung Akademik Center (GAC) Kampus 2 UIN Jurai Siwo Lampung, Rabu (2/9/2026), Wakil Dekan II FTIK, Dr. Sri Andri Astuti, M.Ag., menyampaikan materi bertajuk “Mengenal Layanan dan Fasilitas FTIK untuk Mendukung Perjalanan Akademik Mahasiswa.”

Materi tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya FTIK memastikan mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan akademiknya, tetapi juga mengetahui berbagai layanan dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses perkuliahan selama menjadi mahasiswa FTIK.

Kenali Fasilitas, Manfaatkan dengan Bertanggung Jawab

Dalam penyampaiannya, Dr. Sri Andri Astuti memperkenalkan berbagai layanan dan fasilitas yang dapat mendukung aktivitas akademik dan kemahasiswaan mahasiswa. Pengenalan tersebut menjadi penting agar mahasiswa baru mengetahui ke mana harus mengakses layanan serta fasilitas apa saja yang dapat dimanfaatkan dalam menunjang kebutuhan perkuliahan.

Mahasiswa juga diberikan pemahaman bahwa keberadaan berbagai sarana dan prasarana fakultas merupakan fasilitas bersama yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bijak.

Menurutnya, fasilitas kampus bukan sekadar tempat atau perangkat yang dapat digunakan mahasiswa, tetapi merupakan bagian dari ekosistem pembelajaran yang harus dirawat bersama.

Mahasiswa diharapkan memiliki kesadaran bahwa menggunakan fasilitas dengan baik berarti ikut menjaga keberlangsungan layanan akademik bagi seluruh sivitas akademika.

“Kenali fasilitasnya, manfaatkan dengan baik, dan yang paling penting, jaga bersama,” menjadi pesan yang ditekankan kepada mahasiswa baru.

Budaya tanggung jawab tersebut diharapkan tumbuh sejak mahasiswa pertama kali mengenal lingkungan FTIK. Mahasiswa tidak hanya memiliki hak untuk memperoleh layanan pendidikan dan menggunakan fasilitas, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mematuhi ketentuan, menjaga kebersihan, merawat fasilitas, dan menggunakannya sesuai peruntukan.

Layanan Fakultas sebagai Pendukung Perjalanan Akademik

Dr. Sri Andri Astuti juga menekankan bahwa berbagai layanan yang tersedia di FTIK hadir untuk membantu mahasiswa menjalani perjalanan akademiknya secara lebih efektif.

Mahasiswa baru didorong untuk tidak ragu memanfaatkan layanan yang tersedia ketika menghadapi kebutuhan akademik maupun kemahasiswaan. Namun, pemanfaatan layanan tersebut tetap harus dilakukan dengan memahami prosedur, etika, serta aturan yang berlaku.

Pemahaman terhadap sistem layanan sejak awal akan membantu mahasiswa menjadi lebih mandiri dalam mengurus berbagai kebutuhan selama menjalani perkuliahan.

Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna layanan, tetapi juga menjadi bagian dari terciptanya budaya akademik yang tertib, disiplin, dan bertanggung jawab.

Disampaikan Hangat dan Ceria, Dekat dengan Generasi Z

Penyampaian materi berlangsung dalam suasana hangat, ceria, dan penuh kekeluargaan. Dr. Sri Andri Astuti mengemas materi dengan pendekatan yang komunikatif dan dekat dengan karakter mahasiswa baru yang sebagian besar merupakan generasi Z.

Gaya penyampaian yang ringan dan interaktif membuat suasana PBAK semakin cair. Mahasiswa baru tampak antusias mengikuti materi dan berinteraksi selama kegiatan berlangsung.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pengenalan aturan, layanan, dan tanggung jawab tidak harus disampaikan secara kaku. Nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab dapat ditanamkan melalui komunikasi yang dekat, menyenangkan, sekaligus tetap memberikan pesan yang jelas.

Bagi mahasiswa generasi Z, cara komunikasi yang relevan dengan keseharian mereka menjadi salah satu kunci agar pesan akademik dapat diterima dengan baik dan tidak berhenti sebagai informasi semata.

Membangun Kesadaran sebagai Bagian dari Keluarga FTIK

Materi yang disampaikan WD II menjadi bagian penting dari rangkaian PBAK FTIK Tahun 2026. Setelah diperkenalkan dengan budaya akademik dan kehidupan kemahasiswaan, mahasiswa baru juga perlu memahami lingkungan fisik dan berbagai sistem layanan yang akan mendukung perjalanan mereka selama berada di FTIK.

Lebih dari sekadar mengenalkan fasilitas, kegiatan tersebut juga menanamkan kesadaran bahwa mahasiswa merupakan bagian dari keluarga besar FTIK. Karena itu, keberadaan fasilitas dan layanan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga keberlanjutannya.

Mahasiswa baru diharapkan mampu membangun kebiasaan sederhana namun penting: menggunakan fasilitas dengan bijak, menjaga kebersihan, mematuhi aturan, menghargai fasilitas bersama, serta ikut menciptakan lingkungan kampus yang nyaman dan kondusif untuk belajar.

Melalui materi tersebut, FTIK UIN Jurai Siwo Lampung menegaskan bahwa perjalanan akademik mahasiswa tidak hanya dibangun melalui proses pembelajaran di ruang kelas. Perjalanan tersebut juga didukung oleh layanan, fasilitas, sarana, prasarana, serta lingkungan akademik yang dikelola dan dijaga bersama.

Kenali layanannya, manfaatkan fasilitasnya, jaga bersama, dan jadikan FTIK sebagai ruang untuk belajar, bertumbuh, dan berkarya.