Duta FTIK Hadiri Seminar Tadris IPS dengan Tema Pendidikan Moral dan Anti Korupsi

Duta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) turut menghadiri kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Tadris IPS dengan mengangkat tema “Pendidikan Moral dan Anti Korupsi.”

Kegiatan seminar ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk menambah wawasan tentang pentingnya pendidikan moral dan sikap anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui seminar ini, mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta keberanian untuk bersikap benar.

Selain mendapatkan materi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi dan memahami bahwa sikap anti korupsi dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Pelaksana kegiatan, Aburizal Dzikri, menyampaikan bahwa seminar ini memberikan manfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam memahami pentingnya menerapkan nilai moral dan anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari.

“Menurut saya, seminar Pendidikan Moral dan Anti Korupsi ini bagus dan bermanfaat. Dari seminar ini kita bisa lebih memahami bahwa pendidikan moral dan sikap anti korupsi penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dipelajari sebagai materi saja. Penyampaian materinya juga cukup mudah dipahami dan menambah wawasan kita tentang pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan berani bersikap benar”.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini dapat menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk mulai menerapkan sikap jujur dari diri sendiri. “Kegiatan seperti ini juga bagus untuk mahasiswa karena bisa menjadi pengingat agar kita tidak terbiasa melakukan hal-hal kecil yang tidak jujur. Nilai-nilai anti korupsi bisa mulai diterapkan dari diri sendiri dan dari lingkungan sekitar”.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum HMPS Tadris IPS menilai seminar tersebut cukup menarik dan memberikan manfaat bagi mahasiswa. Menurutnya, sikap anti korupsi tidak hanya berkaitan dengan tindakan korupsi dalam jumlah besar, tetapi juga dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Menurut saya, seminar Pendidikan Moral dan Anti Korupsi ini cukup menarik dan bermanfaat. Dari seminar ini saya jadi lebih paham kalau sikap anti korupsi itu sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Jadi, bukan cuma tentang korupsi dalam jumlah besar, tapi dari kebiasaan kita sehari-hari juga”.

Ia juga menjelaskan bahwa nilai-nilai yang disampaikan dalam seminar dapat diterapkan dalam kehidupan organisasi mahasiswa, khususnya dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab. “Apalagi saya juga ikut di himpunan mahasiswa, jadi materi yang disampaikan itu bisa banget diterapkan di organisasi. Misalnya, kalau lagi ngurus uang kegiatan, kita harus jujur dan terbuka, terus kalau dapat tugas ya harus bertanggung jawab. Menurut saya, hal-hal kecil kayak gitu juga termasuk bentuk sikap anti korupsi.”

Menurutnya, seminar tersebut juga menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk membiasakan sikap jujur dan bertanggung jawab sejak sekarang. “Jadi setelah ikut seminar ini, saya jadi lebih sadar kalau sikap jujur dan bertanggung jawab itu memang harus dibiasakan dari sekarang.”

Keikutsertaan Duta FTIK dalam seminar ini menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan akademik dan pengembangan karakter mahasiswa. Diharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman dan kesadaran kepada mahasiswa untuk terus menerapkan nilai moral dan sikap anti korupsi, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan bermasyarakat.