Perkuat Karakter Calon Guru, Prodi PGMI Bekali Mahasiswa Semester 1 dengan Adab dan Wicara

Metro, 3 Oktober 2026 — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Jurai Siwo Lampung terus memperkuat pembentukan karakter mahasiswa sebagai calon pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki adab, kemampuan berkomunikasi, dan keteladanan dalam perilaku.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Adab dan Wicara bagi Mahasiswa Semester 1 Program Studi PGMI yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, bertempat di Gedung Munaqosah Lantai 3, Kampus 1 UIN Jurai Siwo Lampung. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Siti Annisah, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sekaligus dosen Program Studi PGMI UIN Jurai Siwo Lampung, sebagai narasumber.

Kegiatan penguatan adab dan wicara menjadi bagian penting dalam proses pembinaan mahasiswa sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi. Sebagai calon guru pada jenjang SD/MI, mahasiswa PGMI tidak hanya dituntut menguasai kompetensi pedagogik dan keilmuan, tetapi juga perlu memiliki kemampuan berkomunikasi yang santun serta perilaku yang mencerminkan keteladanan seorang pendidik.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa wicara merupakan cerminan dari cara berpikir dan karakter seseorang. Cara menyampaikan pendapat, memilih kata, menghargai lawan bicara, serta kemampuan mendengarkan menjadi bagian penting dari kompetensi sosial dan kepribadian calon guru.

Dr. Siti Annisah menekankan pentingnya membangun keselarasan antara kecerdasan intelektual, kesantunan dalam berkomunikasi, dan kemuliaan perilaku. Ketiga aspek tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa PGMI dalam mempersiapkan diri menjadi pendidik yang mampu memberikan pengaruh positif kepada peserta didik.

Mahasiswa PGMI diharapkan tidak hanya menjadi guru yang cerdas dalam pikiran, tetapi juga santun dalam wicara dan mulia dalam perilaku. Keteladanan seorang guru dimulai dari bagaimana ia berpikir, berbicara, bersikap, dan memperlakukan orang lain.

Penguatan adab dan wicara juga memiliki relevansi yang kuat dengan peran guru SD/MI. Pada jenjang pendidikan dasar, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga menjadi figur yang banyak ditiru oleh peserta didik. Oleh karena itu, karakter dan perilaku guru menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa semester 1 Prodi PGMI diharapkan mulai membangun kesadaran bahwa menjadi guru merupakan sebuah proses pembentukan diri yang berlangsung sejak menjadi mahasiswa. Pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah perlu berjalan beriringan dengan pembentukan adab, kemampuan berkomunikasi, dan karakter yang baik.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Program Studi PGMI UIN Jurai Siwo Lampung dalam menyiapkan calon pendidik yang memiliki kompetensi utuh. Guru yang baik bukan hanya yang mampu mengajar, tetapi juga mampu menjadi teladan melalui pikiran yang cerdas, tutur kata yang santun, dan perilaku yang mulia.