Dorong Inovasi EdTech Global, Dosen Tadris Bahasa Inggris FTIK UIN Jurai Siwo Lampung Ikuti Bett Asia 2026 di Kuala Lumpur

KUALA LUMPUR, 24 September 2026 – Industri pendidikan tinggi terus didorong untuk bertransformasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi global. Menjawab tantangan tersebut, Yeni Suprihatin, M.Pd., dosen program studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Trabiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo Lampung, berpartisipasi aktif dalam konferensi teknologi pendidikan  di kawasan regional Asia Tenggara, Bett Asia 2026 Leadership Summit. Bett Asia 2026 membahas integrasi teknologi dalam pendidikan mencakup penggunaan kecerdasan buatan (AI), pembelajaran imersif, data raya (big data), serta penguatan kapasitas diggital tenaga pendidik dan lembaga pendidikan.

Ajang internasional yang mempertemukan lebih dari 2.700 pemimpin pendidikan, inovator, dan pembuat kebijakan dari berbagai belahan dunia ini berlangsung selama dua hari, 23–24 September 2026, bertempat di Mandarin Oriental, Kuala Lumpur, Malaysia. Kehadiran Yeni Suprihatin menjadi representasi penting komitmen UIN Jurai Siwo Lampung dalam melakukan internasionalisasi kurikulum serta mempercepat adopsi Educational Technology (EdTech) pada pengajaran bahasa Inggris.

Acara tahun ini berfokus pada transformasi digital, integrasi Generative AI (kecerdasan buatan) dalam pembelajaran, asesmen digital, serta penguatan kompetensi digital para tenaga pendidik. Di sela-sela agenda diskusi interaktif dan Table Talks, Yeni Suprihatin menggarisbawahi pentingnya menjaga keseimbangan antara kecanggihan teknologi dan nilai kemanusiaan dalam proses belajar-mengajar.

“Kecerdasan buatan dan platform digital seperti Google atau Open LMS adalah alat yang sangat luar biasa untuk membantu efisiensi kelas. Namun, tanggung jawab pembentukan karakter dan interaksi otentik manusia (authentic humanity) tetap berada di tangan dosen. Di era digital ini, metode pengajaran bahasa asing justru harus lebih adaptif, interaktif, dan berpusat pada mahasiswa,” jelas Yeni.

Momentum dari forum internasional ini menegaskan betapa krusialnya keberadaan platform pembelajaran digital interaktif yang adaptif bagi UIN  Jurai Siwo Lampung. Melalui penguatan ekosistem digital tersebut, lulusan kampus ini diharapkan memiliki daya saing yang tinggi untuk menjawab tantangan era industri modern dan berani berkompetisi di tingkat global.