
Metro, 10 Agustus 2026 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Jurai Siwo Lampung menggelar kegiatan distribusi mata kuliah untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Senin (10/8/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 1 Perpustakaan Bait Al-Hikmah dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan FTIK.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Dekan FTIK, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Kepala Bagian FTIK, para Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi yaitu PAI, PBA TBI, PGMI, PIAUD, Tadris Biologi, Tadris Matematika, Tadris IPA, Informatika, dan PPG, serta dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FTIK UIN Jurai Siwo Lampung.

Distribusi mata kuliah tidak hanya menjadi agenda administratif dalam persiapan perkuliahan, tetapi diarahkan menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu akademik. Hal tersebut ditegaskan Dekan FTIK dalam sambutannya.
Dekan FTIK menyampaikan enam hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama dalam pelaksanaan distribusi mata kuliah Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Pertama, distribusi mata kuliah harus menjadi awal dari persiapan perkuliahan yang berkualitas. Distribusi mata kuliah harus diikuti dengan kesiapan dosen dalam merancang pembelajaran, menyusun RPS, mempersiapkan bahan ajar, menentukan metode pembelajaran, serta memastikan ketercapaian capaian pembelajaran mahasiswa.

Kedua, distribusi mata kuliah menjadi momentum evaluasi dan peningkatan layanan akademik. Evaluasi terhadap pelaksanaan perkuliahan pada semester sebelumnya perlu menjadi pijakan untuk memperbaiki berbagai aspek layanan akademik sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang semakin baik.
Ketiga, kesesuaian bidang keilmuan dosen dengan mata kuliah yang diampu perlu menjadi perhatian utama. Penugasan dosen harus mempertimbangkan kompetensi, kualifikasi akademik, bidang keahlian, serta rekam jejak keilmuan dosen agar proses pembelajaran berjalan secara profesional dan mendukung penguatan kompetensi mahasiswa.
Keempat, distribusi mata kuliah harus menjadi bagian dari strategi peningkatan kinerja dan produktivitas dosen. Pembagian tugas mengajar perlu dilakukan secara proporsional sekaligus memberikan ruang bagi dosen untuk mengembangkan kapasitas melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, pengembangan bahan ajar, serta berbagai aktivitas akademik lainnya.

Kelima, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus semakin terarah dan selaras dengan bidang keilmuan dosen serta roadmap penelitian program studi. Dengan demikian, kegiatan tridarma tidak berjalan secara parsial, tetapi saling terhubung dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan keilmuan serta pencapaian visi dan misi program studi.
Keenam, distribusi mata kuliah harus mendukung penguatan program studi dan akreditasi. Penataan tugas dosen, pengembangan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian perlu diarahkan untuk memperkuat kinerja program studi dan memenuhi berbagai indikator mutu yang menjadi bagian penting dalam proses akreditasi.
Dekan menegaskan bahwa seluruh proses tersebut harus berorientasi pada empat kepentingan utama, yaitu kepentingan mahasiswa, mutu pembelajaran, pengembangan dosen, dan penguatan program studi.
“Kita harus menempatkan kepentingan mahasiswa, mutu pembelajaran, pengembangan dosen, dan penguatan program studi sebagai prioritas utama,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik menekankan pentingnya menempatkan mahasiswa sebagai subjek utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Mahasiswa perlu dihormati dan dilayani secara profesional sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang sehat.
Ia juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan pembelajaran yang moderat serta pembimbingan mahasiswa secara profesional. Menurutnya, kualitas interaksi antara dosen dan mahasiswa menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pendidikan yang bermutu.
“Mahasiswa perlu dihormati, pembelajaran dilaksanakan secara moderat, dan proses pembimbingan dilakukan secara profesional,” demikian pesan Wakil Rektor Bidang Akademik.

Kegiatan distribusi mata kuliah berlangsung dalam suasana yang kondusif, terbuka, dan penuh kekeluargaan. Para dosen secara aktif menyampaikan pertanyaan, tanggapan, dan masukan terkait pelaksanaan pembelajaran maupun pembagian tugas perkuliahan.
Selain itu, para pimpinan fakultas dan program studi turut menyampaikan berbagai bahan evaluasi berdasarkan pelaksanaan kegiatan akademik pada semester sebelumnya. Evaluasi tersebut menjadi bahan refleksi bersama untuk mengidentifikasi berbagai hal yang perlu dipertahankan, diperbaiki, dan ditingkatkan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Melalui kegiatan ini, FTIK UIN Jurai Siwo Lampung menegaskan komitmennya untuk menjadikan distribusi mata kuliah bukan sekadar pembagian tugas mengajar, melainkan sebagai instrumen strategis dalam membangun pembelajaran yang berkualitas, meningkatkan profesionalitas dosen, memperkuat layanan akademik, serta mendorong peningkatan mutu dan kinerja program studi.
Dengan semangat kebersamaan dan evaluasi berkelanjutan, pelaksanaan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 diharapkan dapat berlangsung lebih terencana, profesional, berorientasi pada kebutuhan mahasiswa, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian visi FTIK UIN Jurai Siwo Lampung.
