
Metro, 14 Juni 2026 – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Jurai Siwo Lampung menggelar kegiatan Achievement Motivation Training (AMT) dengan tema “Mengubah Tantangan Menjadi Peluang Lewat Growth Mindset Menuju Pribadi yang Unggul” pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Academic Center (GAC) Lantai 2 Kampus 2 UIN Jurai Siwo Lampung tersebut diikuti oleh mahasiswa Tadris Matematika semester dua dan empat dengan antusias dan semangat yang tinggi.
Kegiatan ini menghadirkan Nurwahid Amrullah, S.Pd.Gr., CNGT, alumni Program Studi Tadris Matematika UIN Jurai Siwo Lampung, sebagai narasumber. Kehadiran alumni yang telah sukses berkiprah di dunia pendidikan memberikan inspirasi tersendiri bagi para peserta untuk terus mengembangkan potensi diri dan membangun mentalitas unggul dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Saiful Mahfud selaku ketua HMPS Tadris Matematika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program pengembangan karakter mahasiswa yang diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih optimis, percaya diri, dan berorientasi pada prestasi.
Dalam sambutannya, Dr. Siti Annisah, M.Pd. selaku Dekan FTIK UIN Jurai Siwo Lampung menegaskan bahwa mahasiswa Tadris Matematika sebagai calon pendidik dan intelektual masa depan harus memiliki semangat belajar sepanjang hayat (lifelong learner). Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh ketangguhan mental dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
“Mahasiswa Tadris Matematika sebagai calon pendidik dan intelektual masa depan harus memiliki mental pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner). Jadilah pribadi yang tidak mudah mengeluh ketika menghadapi kesulitan, tetapi mampu mengubah setiap tantangan menjadi kesempatan untuk berkembang. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental, kuat dalam karakter, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya.
Dekan FTIK juga berharap kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan penguatan motivasi bagi mahasiswa dalam merancang masa depan yang lebih baik. “Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk melakukan refleksi diri, membangun motivasi berprestasi, memperkuat rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat untuk terus berkembang dan meraih cita-cita terbaik,” tambahnya.

Pada sesi materi, Nurwahid Amrullah, S.Pd.Gr., CNGT menjelaskan pentingnya membangun growth mindset, yaitu pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat terus berkembang melalui proses belajar, kerja keras, ketekunan, serta keberanian menghadapi kegagalan. Menurutnya, banyak orang gagal meraih potensi terbaik bukan karena kurang mampu, tetapi karena mudah menyerah ketika menghadapi hambatan.
Ia mengajak mahasiswa untuk melihat setiap kesulitan sebagai peluang belajar dan menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses menuju kesuksesan. Mahasiswa juga didorong untuk berani keluar dari zona nyaman, memiliki target yang jelas, serta membangun kebiasaan positif yang mendukung pencapaian prestasi.
“Kesuksesan tidak datang secara instan. Orang-orang hebat adalah mereka yang terus belajar, berproses, dan tidak berhenti mencoba meskipun menghadapi berbagai rintangan. Tantangan bukan untuk dihindari, tetapi untuk ditaklukkan,” ungkapnya di hadapan peserta.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi, berbagi pengalaman, serta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait pengembangan diri, motivasi berprestasi, dan strategi membangun mental tangguh sebagai mahasiswa dan calon pendidik.
Melalui kegiatan Achievement Motivation Training ini, HMPS Tadris Matematika UIN Jurai Siwo Lampung berharap dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepercayaan diri yang tinggi, serta kemampuan menghadapi tantangan dengan sikap positif dan optimistis. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah penguatan kapasitas mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi generasi yang adaptif, inspiratif, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
