
Metro — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Jurai Siwo Lampung menggelar rapat dosen dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat FTIK, Senin, 14 September 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Rapat dihadiri oleh Ketua Program Studi PGMI, Sekretaris Program Studi PGMI, serta seluruh dosen di lingkungan Program Studi PGMI. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya program studi untuk memastikan bahwa pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat tidak hanya menjadi pemenuhan kewajiban tridarma perguruan tinggi, tetapi juga dirancang secara terarah, relevan, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Salah satu rujukan utama dalam menyiapkan program pengabdian adalah visi keilmuan Program Studi PGMI, yaitu:
“Mengembangkan pembelajaran bidang pendidikan dasar yang unggul dalam sinergi sosio-eco-techno-preneurship berlandaskan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.”
Visi keilmuan tersebut menjadi pijakan dalam merumuskan arah, tema, sasaran, serta bentuk kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan oleh dosen PGMI. Melalui pendekatan tersebut, program pengabdian diharapkan memiliki keterkaitan yang kuat dengan bidang keilmuan pendidikan dasar sekaligus mampu merespons kebutuhan dan persoalan yang berkembang di masyarakat.
Dalam rapat tersebut, para dosen juga melakukan evaluasi dan refleksi terhadap berbagai elemen Pengabdian kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan sebelumnya. Proses evaluasi dilakukan dengan mengidentifikasi berbagai kelebihan dan kelemahan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan pengembangan program pada pelaksanaan PkM berikutnya.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai berbagai aspek pelaksanaan pengabdian, mulai dari perencanaan program, kesesuaian kegiatan dengan bidang keilmuan program studi, keterlibatan dosen, sasaran dan mitra kegiatan, pelaksanaan program, hingga keberlanjutan dan dampak kegiatan bagi masyarakat.
Melalui proses refleksi bersama, dosen PGMI berupaya mengidentifikasi berbagai praktik baik yang perlu dipertahankan sekaligus menemukan aspek-aspek yang masih perlu diperkuat. Dengan demikian, pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ke depan diharapkan semakin terarah, terukur, inovatif, dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Pengabdian kepada Masyarakat juga dipandang sebagai ruang bagi dosen untuk mengimplementasikan dan mengembangkan keilmuan yang dimiliki. Bagi Program Studi PGMI, kegiatan PkM diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam bidang pendidikan dasar melalui sinergi sosio-eco-techno-preneurship yang tetap berlandaskan pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Melalui pengabdian yang dirancang secara kontekstual, dosen diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan dasar, peningkatan kompetensi pendidik, inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi pendidikan, penguatan kepedulian sosial dan lingkungan, serta pengembangan potensi masyarakat.
Rapat tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi antar-dosen dalam membangun program Pengabdian kepada Masyarakat yang berkualitas. Ke depan, program PkM PGMI diharapkan tidak hanya bersifat insidental, tetapi mampu dikembangkan secara berkelanjutan serta memiliki luaran dan dampak yang dapat dirasakan oleh mitra dan masyarakat.
Dengan berlandaskan visi keilmuan Program Studi PGMI serta hasil evaluasi dan refleksi terhadap pelaksanaan kegiatan sebelumnya, PGMI FTIK UIN Jurai Siwo Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan tridarma perguruan tinggi sekaligus dalam mewujudkan kontribusi nyata program studi bagi pengembangan pendidikan dasar dan pemberdayaan masyarakat.
