
Tanggal 28 Mei 2026 menjadi penanda perjalanan 19 tahun Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Jurai Siwo Lampung dalam mengabdi kepada pendidikan, dakwah, dan pengembangan sumber daya manusia. Sejak berdiri pada 28 Mei 2007, Prodi TBI telah menjadi ruang tumbuh bagi ribuan mahasiswa yang datang dengan mimpi, lalu pulang membawa ilmu, pengalaman, dan harapan untuk masa depan. Milad ke-19 ini bukan sekadar perayaan usia, melainkan momentum refleksi tentang perjalanan panjang, tantangan, dan cita-cita besar yang terus diperjuangkan.
Dalam hampir dua dekade, Prodi TBI telah mengalami banyak perubahan. Perjalanan itu berjalan seiring dengan transformasi kelembagaan kampus, mulai dari masa STAIN Jurai Siwo Metro, kemudian berkembang menjadi IAIN Metro, hingga kini bertransformasi menjadi UIN Jurai Siwo Lampung. Transformasi tersebut bukan hanya perubahan nama institusi, tetapi juga perubahan visi, budaya akademik, dan arah pengembangan pendidikan tinggi Islam yang lebih luas dan integratif.
Dari masa awal dengan berbagai keterbatasan fasilitas dan sumber daya, Prodi TBI terus tumbuh menjadi program studi yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Perubahan institusi menuju UIN membuka peluang yang lebih besar untuk kolaborasi lintas disiplin ilmu, penguatan riset, pengembangan teknologi pendidikan, serta internasionalisasi akademik. Hal ini menuntut Prodi TBI untuk tidak hanya unggul dalam pengajaran bahasa Inggris, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, teknologi, dan wawasan global dalam setiap proses pembelajaran.
Milad ke-19 ini terasa semakin bermakna karena diiringi dengan berbagai capaian penting yang membanggakan. Raihan akreditasi unggul menjadi bukti nyata komitmen Prodi TBI dalam menjaga kualitas pendidikan, tata kelola, sumber daya manusia, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Predikat unggul bukan hanya simbol administratif, tetapi juga representasi dari kerja keras kolektif seluruh civitas akademika dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
Selain itu, keberhasilan jurnal Pedagogy meraih akreditasi SINTA 2 juga menjadi pencapaian strategis yang memperkuat identitas akademik Prodi TBI. Capaian ini menunjukkan bahwa budaya penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan prodi terus berkembang secara positif. Kehadiran jurnal bereputasi nasional tersebut tidak hanya menjadi wadah publikasi bagi dosen dan peneliti, tetapi juga memperluas kontribusi Prodi TBI dalam pengembangan ilmu pendidikan bahasa Inggris di tingkat nasional. Hal ini menandakan bahwa TBI tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga aktif membangun tradisi intelektual dan produksi pengetahuan.
Pada tahun milad ini, Prodi TBI juga sedang menyusun proposal pendirian Program Magister (S2) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Langkah ini menjadi harapan baru sekaligus tanda bahwa Prodi TBI terus bergerak maju menuju penguatan akademik yang lebih tinggi. Kehadiran program S2 nantinya diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan keilmuan, riset, dan inovasi pendidikan bahasa Inggris di lingkungan UIN Jurai Siwo Lampung serta menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan pascasarjana yang berkualitas. Semoga ikhtiar besar ini dimudahkan dan segera terwujud sebagai bagian dari perjalanan panjang pengembangan Prodi TBI.
Milad ini mengingatkan bahwa kekuatan utama Prodi TBI bukan hanya gedung atau kurikulum, melainkan manusianya. Para dosen yang terus belajar dan meneliti, mahasiswa yang aktif berkarya, alumni yang mengabdi di berbagai bidang, serta tenaga kependidikan yang bekerja di balik layar merupakan bagian penting dari perjalanan ini. TBI bukan hanya tempat belajar grammar, pronunciation, atau linguistics, tetapi juga tempat membangun karakter, kepemimpinan, kreativitas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Di era digital dan kecerdasan buatan saat ini, tantangan pendidikan bahasa Inggris semakin kompleks. Mahasiswa tidak lagi cukup hanya mampu berbicara dalam bahasa Inggris, tetapi juga harus mampu berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta melek teknologi. Kehadiran AI, media digital, dan pembelajaran berbasis teknologi harus dipandang sebagai peluang untuk memperkuat inovasi pembelajaran. Karena itu, Prodi TBI perlu terus bergerak menjadi pusat pengembangan English Language Teaching (ELT) yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa kehilangan identitas keislamannya.
Refleksi milad ke-19 juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat budaya akademik dan research group di lingkungan prodi. Tradisi membaca, menulis, meneliti, dan publikasi ilmiah perlu terus ditumbuhkan agar TBI mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan bahasa Inggris di Indonesia. Mahasiswa perlu didorong tidak hanya menjadi pengguna ilmu, tetapi juga pencipta gagasan dan inovasi baru.
Selain itu, pengabdian kepada masyarakat harus tetap menjadi ruh utama Prodi TBI. Kehadiran dosen dan mahasiswa di tengah masyarakat melalui pelatihan bahasa Inggris, literasi digital, pembelajaran berbasis teknologi, hingga pemberdayaan sekolah-sekolah menjadi bentuk nyata bahwa ilmu yang dipelajari di kampus harus memberikan manfaat sosial. Tema “English for Society” bukan sekadar slogan, tetapi arah pengabdian yang perlu terus diperjuangkan.
Pada usia ke-19 tahun, Prodi TBI UIN Jurai Siwo Lampung berada pada fase penting menuju kedewasaan institusi. Perjalanan ke depan tentu tidak selalu mudah, tetapi sejarah telah membuktikan bahwa TBI mampu bertahan, berkembang, dan beradaptasi dengan perubahan. Semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian harus terus dijaga agar prodi ini semakin maju dan dipercaya masyarakat.
Selamat Milad ke-19 Prodi Tadris Bahasa Inggris UIN Jurai Siwo Lampung. Semoga terus menjadi rumah ilmu, tempat lahirnya pendidik dan generasi yang unggul dalam bahasa, kuat dalam nilai-nilai keislaman, adaptif terhadap teknologi, serta bermanfaat bagi bangsa dan kemanusiaan.
Oleh: Much Deiniatur
