Mahasiswa Tadris Biologi Mengikuti Kelas Literasi Ekologi “Workshop Ecobrick”

Workshop dilaksanakan pada jumat, 21 Februari 2020 di GSG IAIN METRO dengan tema “Menggugah Kesadaran Ekologi Mengenai Penggunaan Plastik”.

Workshop ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional karena peristiwa longsornya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwihgajah, Bandung pada tahun 2005.

Sebanyak 46 mahasiswa Tadris Biologi semester 2 ikut andil dalam melestarikan bumi ini dengan meningkatkan pengolahan sampah plastik menjadi Ecobrick. Ecobrick adalah botol plastik yang diisi padat dengan limbah non-biological seperti plastik untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Maka dari itu ecobrick biasa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan furniture. ⠀
Dengan ecobrick, sampah-sampah plastik ini akan tersimpan terjaga di dalam botol sehingga tidak perlu dibakar, menggunung, tertimbun dan lain-lain. Teknologi ecobrick memungkinkan kita untuk tidak menjadikan plastik di salah satu industrial recycle system, dengan begitu akan menjauhi biosfer dan menghemat energi. Ecobrick menjaga bahan-bahan plastik tersebut melepaskan CO2 yang pada akhirnya akan menjadi pemanasan global.

Ardia Regita Cahya, salah satu mahasiswa Tadris Biologi yang mengikuti Workshop Ecobrick menuturkan workshop ini memberitahu tentang pemanfaatan sampah plastik “Dengan adanya workshop ecobrick ini saya lebih tau cara pemanfaatan sampah plastik yang saat ini sudah cukup mencemari lingkungan”.

(Humas)