
Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Pascasarjana UIN Palangka Raya menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Tes dan Asesmen Bahasa dalam Perspektif Islam” pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pascasarjana lantai 2 tersebut menghadirkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi Islam sebagai upaya memperkuat kajian pendidikan bahasa Inggris berbasis nilai-nilai keislaman.
Salah satu narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Much Deiniatur, M.Pd.B.I., Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris UIN Jurai Siwo Lampung. Selain itu, hadir pula Prof. Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Jurai Siwo Lampung. Kehadiran kedua akademisi tersebut menjadi bagian dari kontribusi UIN Jurai Siwo Lampung dalam pengembangan pemikiran akademik di bidang pendidikan bahasa Inggris berbasis integrasi ilmu dan nilai Islam.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Pascasarjana UIN Palangka Raya, Dr. Sabarun, M.Pd., yang menekankan pentingnya forum akademik sebagai ruang kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan kontemporer. Ia berharap diskusi tersebut dapat memperkuat kerja sama dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sesi diskusi, Dr. Much Deiniatur bersama narasumber lainnya membahas pentingnya sistem tes dan asesmen bahasa yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan aspek karakter, etika, dan spiritualitas peserta didik. Perspektif Islam dalam asesmen dipandang mampu menghadirkan pendekatan evaluasi yang lebih holistik dengan mengintegrasikan nilai amanah, keadilan, adab, ihsan, serta pengembangan aspek intelektual dan spiritual peserta didik secara seimbang.

Forum ini juga menyoroti relevansi pengembangan asesmen bahasa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, asesmen formatif, evaluasi multisumber, hingga pembelajaran kolaboratif sebagai respons terhadap tantangan pendidikan abad ke-21. Para peserta FGD sepakat bahwa asesmen bahasa di lingkungan pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur kompetensi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan integritas generasi muda.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Prodi Tadris Bahasa Inggris UIN Jurai Siwo Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik nasional sekaligus mendorong pengembangan pendidikan bahasa Inggris yang inovatif, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
