
Metro, 12 September 2025 – Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Jurai Siwo Lampung sukses menyelenggarakan guest lecture bertajuk “How to Be an English Edupreneur” pada Jumat (12/09/2025) di Gedung O. Acara ini menghadirkan narasumber internasional yang kompeten di bidangnya
Hadir sebagai pemateri, Richard Oussoren selaku PUM Expert Management Consultancy dari Belanda. Acara ini dipandu oleh Ahmad Madkur, M.Pd., Ph.D. dari Pusat Hubungan Internasional UIN Jurai Siwo Lampung dan dibuka oleh Dr. Much Deiniatur, M.Pd.B.I. selaku Ketua Prodi TBI UIN Jurai Siwo Lampung.
Dalam sambutannya, Dr. Much Deiniatur menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi mahasiswa TBI untuk menyiapkan diri menghadapi tantangan global. “Era digital saat ini menuntut lulusan tidak hanya menjadi pendidik, tetapi juga inovator dan wirausahawan di bidang pendidikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memiliki jiwa edupreneur, sehingga tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja,” ungkapnya.

Sementara itu, Richard Oussoren memberikan wawasan terkait praktik educational entrepreneurship yang berkembang di Eropa, serta peluang kolaborasi internasional yang bisa dimanfaatkan mahasiswa, serta menekankan pentingnya membangun jejaring global serta mengembangkan kompetensi kewirausahaan berbasis pendidikan bahasa.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh mahasiswa. Para peserta menyampaikan bahwa materi yang dibagikan sangat membuka wawasan dan memberi inspirasi untuk mengembangkan potensi mereka sebagai calon pendidik sekaligus edupreneur.
Salah satu mahasiswa peserta, Fadli, menyampaikan kesan positifnya. “Saya merasa termotivasi setelah mengikuti kuliah tamu ini. Ternyata peluang untuk menjadi edupreneur di bidang bahasa Inggris sangat luas, apalagi dengan dukungan teknologi digital. Saya jadi semakin semangat untuk mengembangkan ide-ide kreatif,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya acara ini, Prodi TBI UIN Jurai Siwo Lampung berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk berinovasi, kreatif, dan siap bersaing di dunia global
